087-812-896-710

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

Kamis, 18 Agustus 2016

Jangan Mengaku Warga Wonogiri, Apabila Belum Berkunjung ke Masjid Tiban Baturetno

Jangan Mengaku Warga Wonogiri, Apabila Belum Berkunjung ke Masjid Tiban Baturetno
wisata rohani


BATURETNO. Bagi warga Wonogiri dan sekitarnya, jangan anda mengaku sebagai warga Kabupaten Wonogiri, apabila belum berkunjung ke Masjid Tiban ini. Namanya Masjid At Taqwa. Terletak di Dusun Wonokerso, Desa Sendangrejo Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri. Masjid ini sudah ditetapkan sebagai Masjid Bersejarah. Dengan UU Kepurbakalaan Nomor 5 Tahun 1992 di bawah pengawasan dari Dirjen Kebudayaan Direktorat Perlindungan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Indonesia, masjid ini diakui dan tercatat sebagai Masjid Bersejarah.

Mengapa dinamakan Masjid Tiban

Masjid ini terletak sekitar 40 kilometer arah selatan dari Kota Wonogiri. Dalam sejarahnya, masjid ini merupakan masjid tertua. Bahkan lebih tua dari Masjid Agung Demak. karena lebih  dulu pembangunannya dibanding legendaris di Demak.
Dalam riwayatnya, Masjid Tiban Wonokerso, dijadikan model atau maket sebelum menentukan bagaimmana bentuk, wujud, dan tipe bangunan Majid Agung Demak. Dalam buku Sekitar Wali Sanga, karya Solichin Salam (penerbit Menara Kudus), ada beberapa pendapat tentang tanggal dan tahun pendiriannya. Ada yang menyakini dibangun pada Kamis Kliwon malam Jumat Legi tanggal 1 Dulqoidah di tahun Jawa 1428.
Pendapat lain menyebutkan, dibangun pada tahun Saka 1388 sesuai dengan candrasengkala 'Naga Salira Wani', dan sesuai dengan gambar petir di pintu tengahnya. Pendapat lain lagi menyebutkan, bahwa masjid Demak didirikan pada tahun Saka 1410, berdasarkan gambar bulus di dalam masjid.
Jauh sebelum pendirian Masjid Demak, Masjid Tiban Wonokerso telah lebih dulu ada. Menurut legendanya masjid itu ditemukan pertama kali oleh Ki Ageng Tugu (Tuhu) Wono, ketika membuka hutan rimba di wilayah Sembuyan (Wonogiri Selatan), untuk dijadikan tanah perdikan.
Waktu itu, Kiai Ageng Tuhu Wono,  yang dibantu oleh Kiai Ageng Serang dan Kiai Gozali, beserta para pengikutnya. Betapa takjud dan terpesonanya, ketika membuka hutan rimba Sembuyan, ditemukan masjid model rumah panggung yang hanya terbuat dari kayu jati. Penemuan secara tiba-tiba ini, menjadikan masjid itu kemudian dinamakan Masjid Tiban (tiba-tiba ada).

Pembangun Masjid Tiban

Kemudian Siapa yang membangun masjid tiban ini? Menurut legenda, masjid ini dibangun oleh para wali, ketika mereka mengembara dalam rangka melaksanakan tugas Raja Demak Bintoro, untuk mencari kayu jati pilihan yang akan digunakan sebagai bahan baku saka guru (tiang induk) Masjid Agung Demak. Konon, para wali tersebut singgah di rimba Sembuyan dan sempat membuat masjid itu.
Ketika di rimba Sembuyan mereka tidak menemukan kayu jati pilihan, para wali meneruskan perjalanannya menuju ke wilayah Keduwang dan menemukan hutan jati Donoloyo. Di hutan Donoloyo inilah para wali menemukan pohon jati yang layak dipakai untuk membangun masjid Demak. Sejak masjid tiban ini ditinggalkan, lambat laun masjid tiban ditelan rimba Sembuyan, dan baru ditemukan kembali oleh Ki Ageng Tuhu Wono.
Dalam perkembangannya selanjutnya, Keraton Surakarta ikut memperhatikan keberadaan Masjid Tiban. Raja Paku Buwono, menugaskan ulama Imam Muhamad untuk mengurus Masjid Tiban dan sekaligus menjadi imam masjidnya. Apabila kita perhatikan sejarahnya, Masjid Tiban ternyata menjadi pusat  penyebaran Islam pertama di Wonogiri.

Nah, sampai sekarang Masjid Tiban ini masih terjaga keasliannya, walaupun ada beberapa tempat yang sudah mengalami perbaikan. Anda belum pernah berkunjung ? Ayo, ajak keluarga anda untuk berziarah. Semoga dengan berkunjung, anda lebih bisa memaknai kesyukuran. SALAM SUKSES !

4 komentar:
Write komentar
  1. I ya saya tau letak Masjid Tiban...tidak terlalu jauh dari kampung ku..

    BalasHapus
  2. I ya saya tau letak Masjid Tiban...tidak terlalu jauh dari kampung ku..

    BalasHapus

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?